IHSG Cenderung Stagnan, Samuel Sekuritas: Emiten Baru IPPE Debut Manis

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG cenderung bergerak flat atau stagnan di sesi pertama perdagangan hari ini, Kamis, 9 Desember 2021. IHSG menutup sesi pertama di level 6.611,4, atau 0,11 persen lebih tinggi dari angka penutupan kemarin 6.603,7.

Tim Riset PT Samuel Sekuritas Indonesia juga menyampaikan hari ini pasar saham Indonesia kembali kedatangan satu emiten baru yaitu produsen minyak kelapa PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE). Saham perusahaan yang baru berdiri pada 2019 lalu ini ditawarkan di bursa dengan harga Rp 100 per saham.

Emiten anyar ini pun mengalami oversubscribbed atau kelebihan permintaan hingga 19,11 kali dalam penawaran umum yang digelar pada 2-7 Desember 2021. Selain itu, tim juga mencatat saham IPPE mengawali debutnya di bursa dengan manis dengan menutup sesi perdananya di level Rp 135 per saham atau menguat 35 poin.

“Sekaligus menduduki posisi teratas top gainer di sesi pertama hari ini,” kata tim analis Samuel Sekuritas dalam keterangan tertulis.

Secara umum, Samuel Sekuritas mencatat sebanyak 278 saham menguat, 216 melemah, dan 189 stagnan pada sesi pertama perdagangan hari ini. Adapun nilai transaksi mencapai Rp6,9 triliun.

Di akhir sesi pertama hari ini, tercatat angka jual bersih investor asing sebesar Rp 21,9 miliar di pasar reguler. Sementara di pasar negosiasi tercatat beli bersih investor asing sebesar Rp 359,6 juta.

Kemudian, saham Bank Jago (ARTO) menjadi saham yang paling banyak dibeli investor asing di pasar reguler pada sesi pertama hari ini, dengan nilai net buy asing mencapai Rp57,8 miliar. Lalu disusul ADRO (Rp 26,4 miliar) dan BMRI (Rp 17,1 miliar)

Sementara itu, saham Bank BCA (BBCA) menjadi saham yang paling banyak dilepas investor asing di sesi pertama hari ini, dengan nilai net sell sebesar Rp 35,9 miliar. Lalu diikuti SMGR (Rp 29,9 miliar) dan AVIA (Rp 26,4 miliar).

Saham pengisi lima besar top gainer di sesi pertama ini (berdasarkan persentase kenaikan) antara lain:

Sementara itu, lima besar top loser sesi pertama hari ini (berdasarkan persentase penurunan) antara lain:

Kemarin IHSG ditutup di level 6.603,7. Angka tersebut 0,01 persen lebih tinggi dibandingkan penutupan kemarin yang di level 6.602,5.

Disclaimer: Berita ini merupakan hasil kerja sama dengan PT Samuel Sekuritas Indonesia. Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.