Inilah Niat dan Tata Cara Mandi Wajib

Niat dan tata cara mandi wajib penting untuk diketahui setiap muslim, baik perempuan atau laki-laki. Apalagi dalam Islam, mandi wajib bukan hanya kewajiban atau perintah agama yang harus dijalankan, namun menjadi sebuah prinsip yang baik dalam menjalani kehidupan.

Karena sesungguhnya, apa yang Allah perintahkan adalah untuk kebaikan kita. Bagi Anda yang ingin mengetahui niat mandi wajib dan tata caranya yang benar, dibawah ini kami sudah merangkumnya dengan bahasa yang mudah dipahami.

Macam-Macam Niat Mandi Wajib

Niat mandi wajib adalah doa yang dilakukan sebelum melakukan mandi wajib. Ada beberapa macam niat mandi wajib sebagai berikut.

Niat Mandi Wajib Haid dan Nifas

Niat mandi wajib untuk perempuan ini dibaca sesudah haid atau nifas. Berikut ini rincian niat mandi wajib haid atau setelah nifas beserta artinya:

Nawaitul ghusla li raf’il hadatsil akbari fardhal lillahi ta’ala.

Saya niat mandi wajib untuk menghilangkan hadats besar haid karena Allah Ta’ala

Niat lain sebagai berikut:

Nawaitul ghusla li raf’il hadatsil akbari

Saya niat mandi untuk menghilangkan hadats besar

Atau sebagai berikut:

Nawaitul ghusla li raf’il janâbati

Saya niat mandi untuk menghilangkan hadats junub.

Niat Mandi Wajib Keluar Mani atau Berhubungan Seksual

Sesudah berhubungan seksual atau sampai mengeluarkan mani maka wajib melaksanakan mandi wajib dengan melafalkan niat berikut sebelum mandi.

Nawaitul ghusla liraf’il hadatsil akbari minaljanabah fardhu lillahi ta’ala

Saya niat mandi wajib menghilangkan hadas besar fardu karena Allah SWT.

Niat Mandi Wajib Secara Umum

Ini merupakan niat mandi wajib yang disebabkan oleh haid dan nifas, keluar mani atau bersetubuh, ataupun mualaf.

Nawaitul ghusla liraf’il hadatsil akbari minaljanabah fardhu lillahi ta’ala

Saya niat mandi wajib menghilangkan hadas besar fardu karena Allah SWT.

Pada dasarnya ada macam-macam niat mandi wajib yang tertera seperti diatas namun memiliki makna yang sama, yaitu berniat untuk menghilangkan hadas besar karena Allah.

Niat Sesudah Mandi Wajib

Berbeda dengan niat mandi wajib lainnya, niat berikut dilafalkan sesudah mandi wajib.

Ashadu an laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika lahu, wa ashadu anna Muhammadan abduhu wa Rasuluh, allahummajalni minattawwabina, wajalni minal mutathahirrina.

Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah Yang Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan saya bersaksi bahwa Muhammad itu hamba-Nya dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah saya orang-orang yang bertaubat dan jadikan lah juga termasuk orang-orang yang selalu menyucikan diri.

Tata Cara Mandi Wajib yang Sempurna

Berikut ini tata cara mandi wajib yang disunahkan, saat seorang Muslim melakukannya, maka akan membuat mandi wajib tadi menjadi lebih sempurna. Yang menjadi dalil dari bahasan ini ada dua dalil yaitu hadits dari ‘Aisyah dan hadis dari Maimunah.

  • Mencuci tangan terlebih dahulu sebanyak tiga kali sebelum tangan dimasukkan pada bejana atau sebelum mandi
  • Membersihkan kemaluan serta kotoran dengan tangan kiri
  • Mencuci tangan sesudah membersihkan kemaluan dengan menggosokkan ke tanah atau dengan menggunakan sabun
  • Berwudhu dengan wudhu yang sempurna seperti saat akan salat
  • Mengguyur air ke kepala sebanyak tiga kali sampai pangkal rambut
  • Memulai mencuci kepala bagian kanan, kemudian kepala bagian kiri
  • Menyela-nyela rambut
  • Mengguyur air di seluruh badan dimulai dari sisi yang kanan sesudah itu yang kiri.

Demikian niat dan tata cara mandi wajib yang dapat Anda lakukan. Jika melakukannya dengan benar, maka akan membersihkan diri dari hadas besar. Ibadah yang dilakukan juga akan diterima oleh Allah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *