Tekan Kecelakaan Kerja, PT GNI Komitmen Tingkatkan Standar Keamanan Kerja untuk Karyawan

meminimalisir kecelakaan kerja di PT GNI

Dalam upaya mewujudkan program hilirisasi nikel yang dicanangkan oleh pemerintah Indonesia, PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) didirikan dengan investasi sekitar Rp 42,9 triliun pada tahun 2019.

 

Untuk memastikan K3 yang optimal, PT GNI secara rutin mengadakan program Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Penyelamatan dan Penanganan Kecelakaan Kerja. Mereka berkumpul dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kota Palu untuk menggelar kegiatan ini. Misalnya saja pada tahun 2022, Diklatsar berlangsung selama lima hari di Desa Bunta, Kecamatan Petasia Timur, melibatkan beragam karyawan dari berbagai departemen, termasuk Departemen Health, Safety, and Environment (HSE).

 

Pelatihan tersebut mencakup berbagai aspek seperti penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), pelatihan penyelamatan dari kecelakaan kendaraan, teknik penyelamatan saat kebakaran, dan pelatihan penyelamatan di udara. Dengan digelarnya Diklatsar ini, PT GNI bertujuan memberikan pemahaman yang lebih baik kepada seluruh karyawan tentang tanggap darurat perusahaan, serta penggunaan sarana dan prasarana dalam situasi darurat.

 

Oleh karena itu, PT GNI memastikan bahwa seluruh karyawan siap menghadapi berbagai keadaan darurat yang mungkin terjadi di lokasi pabrik mereka.

 

Kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan

PT GNI juga menjalankan kerja sama erat dengan Kementerian Ketenagakerjaan untuk meningkatkan aspek K3. Komitmen ini diwujudkan dalam Komitmen dan Ikrar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) PT Gunbuster Nickel Industry untuk meminimalisir kecelakaan kerja di PT GNI.

 

Sebagai tindak lanjut dari komitmen tersebut, Kementerian Ketenagakerjaan melakukan kunjungan kerja (kunker) ke PT GNI pada Februari 2023. Kunjungan ini tidak hanya untuk memeriksa penerapan K3, tetapi juga untuk memberikan bimbingan yang diperlukan.

 

Muhammad Idham, Direktur Bina Pengujian Keselamatan dan Kesehatan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan, mengapresiasi komitmen PT GNI dalam mengedepankan K3. Menurutnya, kerja sama ini adalah langkah awal yang sangat positif dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman.

 

Yuli Adiratna, Direktur Bina Pemeriksaan Norma Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan, menambahkan bahwa pemerintah akan terus mendukung perusahaan seperti PT GNI untuk mematuhi peraturan ketenagakerjaan, yang di samping menguntungkan secara ekonomi, juga melindungi hak asasi manusia dan kepentingan tenaga kerja.

 

Oleh karena itu, PT GNI telah menunjukkan komitmen terbaik pencegahan kecelakaan kerja guna menjamin keamanan dan kesehatan kerja karyawan mereka serta memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan industri nikel di Indonesia.

 

Semua upaya ini mencerminkan pentingnya menjaga keamanan dan kesehatan kerja sebagai prioritas utama, baik bagi perusahaan maupun masyarakat secara keseluruhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *